Menteri Lecehkan Jurnalis, Wanita Mesir Marah

KAIRO, KOMPAS.com – Organisasi perjuang hak-hak perempuan “Bahiya ya Masr” atau Mesir yang Cantik berencana menggelar aksi untuj rasa duduk di ibu kota Mesir, Kairo, Minggu (28/4/2013), untuk menentang pernyataan Menteri Penerangan Mesir Salah Abdul Maksoud yang dinilai melecehkan perempuan.Manteri Salah Abdul Maksoud, memicu kemarahan warga Mesir saat menyatakan kalimat yang dinilai melecehkan kepada seorang jurnalis perempuan Mesir.

“Datanglah ke kantor saya, maka saya akan perlihatkan bagaimana caranya,” kata Salah kepada jurnalis perempuan itu.

Pernyataan itu kembali diulang Menteri Salah, dalam sebuah jumpa pers di kantornya, kepada seorang jurnalis perempuan dari televisi swasta Al-Nahar.

Bahiya ya Masr berencana untuk duduk di depan kantor Radio Mesir dan TV Union (ERTU) Maspero pada pukul 16.00 waktu setempat.

Salah seorang kordinator, Riham Salim mengatakan, aksi itu adalah reaksi dari komentar sang menteri yang banyak dianggap merendahkan derajat perempyan.

“Dia sangat paham bahwa pernyataannya membuat banyak orang marah, lalu mengapa pernyataan itu diulangya kembali?” kata Riham.

“Sangat memalukan seorang menteri bisa melakukan hal itu kepada seorang perempuan dan jurnalis,” lanjut Riham.

Sementara itu di jejaring sosial Facebook, seorang perempuan yang bernama Lydia Elewa mencantumkan sebuah sandal jepit plastik di akunnya. Dia mengklaim akan menggunakannya untuk melempar sang menteri.

Sementara itu, pernyataan-pernyataan yang melecehkan perempuan bukan kali ini saja dikeluarkan oleh Menteri Salah Abdul Maksoud.

Pada September tahun lalu dalam sebuah wawancara dengan seorang pembawa acara televisi Dubai Zina Yazji, sang menteri juga mengeluarkan pernyataan yang melecehkan.

“Saya harap pernyataan Anda tak sepanas diri Anda,” kata Salah.

Saat itu, sang presenter hanya tertawa kecut yang kemudian ditimpali suara tawa sang menteri.

Sumber :
AFP
Editor :
Ervan Hardoko