Sebelum semua mengetahui aku yg sebenarnya, tak ada satu pun yg mau bermain bersamaku. Namaku adalah Tina. Tadinya aku adalah anak yg normal sebelum aku tertular penyakit kusta. Semuanya menjauh karena takut aku akan menularkan firus yg sangat berbahaya ini kepada mereka. Tak ada satu pun yg mau mendekat. Bahkan orang tuaku pun mengusiku. Sejak saat itu aku hidup seorang diri dan menjauhi pemukiman warga. Awalnya aku takut dengan kesendirianku ini dan merasa kesepian. Tapi dalam kesendirrianku, aku jadi sering ketempat dimana orang lain jarang berkunjungi  ke tempat itu. Aku sering keluar masuk hutan sendirian.

      Pada suatu malam aku melihat ada cahaya jatuh. Awalnya aku berpikir itu bintang jatuh. Aku mngejar bintag jatuh itu karena terlihat cahaya di tengah hutan tempat bintang jatuh tadi jatuh. Aku berlari dan ketika sampai di tempat itu aku tidak menemukan bintang tetapi aku menemukan sebuah pesawat luar angakasa yg tidak begitu besar. Pintu pesawat itu terbuka dan seorang anak keluar dengan tampak tak berdaya. Dia keluar dan jatuh pingsan. Aku menghampirinya dan merawatnya. Saat pagi hari aku melihatnya mulai sadar dari pingsannya. Awalnya dia bertanya sedang berada dimana dia. Dia bercerita bahwa dia bersal dari tahun 2032. Dia sedang melakukan percobaan mesin waktu yg dia buat. Ternyata dia berhasil, tetapi masih ada kesalahan yg menyebabkan pesawatnya pesawat it rusak.

“Hei siapa kamu? Kenapa kamu bisa jatuh ke tempat seperti ini? kata Tina.

“Aku Roopy. Aku dari tahun 2032. Aku sedang menguji mesin waktu buatanku ini. Ternyata aku berhasil membuatnya, walaupun masih ada masalah pada pendaratannya. Kamu siapa dan tahun berapa ini??” tanyanya kepadaku.

“Aku Tina dan ini tahun 2011.” jawabku.

Dia terus mengelilingi temapat ini dan terus tersenyum. Dia melihat pesawatnya dan ada hal yg ganjil kalau di lihat dari ekspresi wajahnya. Kelihatannya ada yg salah pada pesawatnya itu.

“Sial pesawatku rusak. Kelihatannya aku tidak isa memperbaikinya. Bolehkah aku tinggal bersamamu.” tanyanya tiba-tiba padaku.

Aku kontan kaget. Baru kali ini ada orang melihatku tidak lari tetappi malah mau tinggal bersamaku. Aku pun tidak menjawabnya karena aku terlalu takut dan sangat bingung.

“Aku tidak tahu. Aku tidak punya tempat tinggal dan apa kamu tidak takut tinggal bersamaku, aku empunyai penyakit menjijikan ini. Apa kamu tidak takut tertulah penyakitku.” aku berkata kepadanya.

“Takut? Buat apa aku harus takut. Pada tahun 2032 penyakit ini mudah sekali untuk di obati. ohhhh..kebetulan aku membawa alat untuk menymbuhkan penyakit ini. Tunggu sebentar ya.” jawabnya kepadaku.

Dia kembali kedalam pesawatnya dan in keluar dengan membawa alat semprot dengan cairan warna biru di dalamnya dan ia menyuruhku untuk memejamkan mataku. Ku pejamkan mataku dan wajah ku serasa dingin sekali. Setelah itu dia menyuruhku membuka mataku dan Ia memberiku cermin. Awalnya aku bingung, tetapi ketika aku melihat wajahku aku sangat senang, karena wajahku bersih tak ada penyakit lagi. Sejak saat itu hidupku berubah sekali. Kami hidup berdua. Dan Beberapa tahun kemudian ada orang yg berusaha menebangi pohon-pohon di hutan. Kami berdua berusaha ntuk menghentikankan proses penebangan itu.

Apa yg terjadi selanjutnya?? Silahkan tunggu Tina and Roopy part. 2!!

To Be Continue..